Selamat datang di Novi's Blog, selamat membaca tulisan-tulisan di blog ini. Semoga kalian terhibur dan jika kalian menyukai blog ini jangan lupa untuk Komentar dan klik tombol Follow. Terimakasih.

05/03/20

Gini Banget?

Kali ini random aja mau numpang curhat di Blog, karena kalau update di medsos yang lain ga aman qaqaq Haahaahaa

Entah ini keberapa kalinya terjadi dikehidupan aku, dikecewain sama orang terdekat. Salah emang terlalu dekat dan percaya sama orang yang gabisa dipercaya kwkw jadi bukan salah di akunya kan?
Ya, namanya juga hidup sebelum menemukan orang yang tepat, pasti dipertemukan dulu dengan orang yang ga tepat. Biar kita bisa belajar lebih baik lagi dan intropeksi diri.

Gatau aku yang terlalu bodoh dan gampang percaya sama orang atau emang orangnya yang nyebelin. Sedih ga sih ketika kalian udah percaya sama orang tersebut, bahkan ketika orang lain membicarakan kejelekan orang yang kita percaya kita berusaha tutup-tutupi sampai membelanya, tapi yang dia lakukan ke kita malah sebaliknya.

Mungkin ini cara Tuhan menyadari aku. Mengeluarkan aku dari zona lingkungan yang salah, sekarang lebih banyak bersyukur karena aku bukan lagi orang yang dijadikan tempat dia untuk mengeluh, tempat membuang emosinya, tempat ghibahin oranglain, tempat yang ketika sangat berguna saat dibutuhkan saja.

Yaaaa, selalu percaya setiap kejadian pasti ada hikmahnya.
Kadang yang ga habis pikir, kenapa orang yang sudah menyakiti lebih galak daripada pada yang disakiti. Anda sungguh lucu, hey!

Awal tahu dia seperti itu, aku langsung jaga jarak. Bukan karena benci. Hanya butuh waktu untuk mencerna kejadian ini. Berfikir. Kenapa kejadian seperti ini terulang kembali? Udah pernah seperti ini, berusaha santai tapi tetap aja sakit hati. Ga percaya aja gitu, orang yang aku percaya, aku tutupi kekurangannya, aku banggakan di depan oranglain, tapi bersikap sebaliknya ke aku.

13/01/19

Maaf!

Cinta!
Bisakah kau tumbuhkan rasa tanpa luka?
Bisakah kau membuat orang bahagia tanpa sedih?
Bisakah kau membuat orang bertemu tanpa berpisah?
Bisakah kau membuat orang memberi tanpa pamrih?
Ah, kau adalah 1 kata yang mempunyai banyak makna dan rasa.

Cinta dapat tumbuh pada siapapun, kapanpun dan dimanapun. Kadang dia tumbuh tanpa alasan yang jelas. Kadang juga membuat orang terbang dan jatuh sedalam-dalamnya. Dia dapat membuat orang menjadi “buta” dan “gila”. Bagi orang yang sedang menikmatinya, mungkin  merasa dunia milik berdua. Tapi bagaimana dengan yang tidak? Mereka akan merasa dunia ini sempit bahkan sampai ada yang ingin mengakhiri hidupnya. Ya itulah, maha dahsyat cinta dengan segala rasa yang tercipta. 

Hari ini, laki-laki itu telah membawa kesedihan untukku. Membuatku terpuruk dan merasa bersalah. Egonya yang sangat kuat, membuatku bingung harus berbuat apa.
Hai kamu, bisakah paham hatiku? Hatiku yang juga terluka!
Bisakah sedikit turunkan egomu karena ambisi itu?
Aku paham, setiap orang pasti mempunyai target dan keinganan untuk mencapai sesuatu. Tapi, mengertikah dirimu kalau setiap keinginanmu belum tentu semuanya akan terwujud, tentu di dalamnya terdapat campur tangan Tuhan. Belajarlah untuk menerima setiap takdirnya. Mungkin memang tidak mudah, tapi ikhlaslah kuncinya. Kuharap, kita bisa sama-sama belajar dalam hal ini.

19/10/18

Kamu... Pelangi untukku

Kamu… adalah orang yang aku harapkan, tapi nyatanya tak seindah harapan itu.
Kamu… yang telah membuat hatiku patah, hingga lupa cara memperbaikinya.
Kamu… adalah sumber dari segala kebahagiaan sekaligus kesedihanku.

Kamu tau? 3 tahun yang lalu, rasa suka itu muncul tiba-tiba, suka pada pandangan pertama. Melihat sosokmu yang cerdas, kalem, dan ramah membuatku suka padamu.
Waktu itu aku hanya berani men-stalk medsosmu tanpaku follow.
Waktu berlalu, dan kegiatan yang menyibukkanku….
Hingga akhirnya, perlahan-lahan aku mulai melupakanmu.

Namun, takdir berkata lain, aku dan kamu dipertemukan kembali, dalam satu ruangan yang sama. Saat itu, aku berlagak seperti tidak pernah bertemu denganmu sebelumnya. Dan saat itu pula, aku merasa kembali pada 3 tahun yang lalu. Mengingat kembali, bahwa dulu aku pernah jatuh hati padamu. Aku yang diam-diam memperhatikanmu, aku yang diam-diam men-stalk isi medsosmu, aku yang diam-diam mencari tahu semua hal tentang dirimu.